The Wanderer

Jul 4, 2018

6 Things To Do During Eid Mubarak Holiday

Libur lebaran baru saja usai. Mudik/liburan pastinya menjadi salah satu agenda wajib selama periode libur lebaran kemarin, khususnya mudik ke desa bagi yang punya kampung halaman :) Coba deh perhatikan feed IG, pasti banyak dipenuhi oleh foto” dengan latar belakang sawah :D Menikmati hari libur di desa yang tenang jauh dari keruwetan kota besar memang sangat menyenangkan. Sejenak kita bisa melepas penat dan beban, merasa bebas menyatu dengan alam, dan pastinya akan kembali segar ketika memulai aktifitas bekerja seusai liburan.

Sebelum memulai aktifitas liburan, pastikan kita telah melakukan perencanaan. Persiapkan segala sesuatunya dengan matang dan details untuk kenyamanan perjalanan kita. Lalu apa saja sih hal-hal yang bisa kita lakukan di desa agar liburan menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Yuk intip tips nya satu persatu :)

1. Silaturrahmi ke tempat keluarga dan teman
Salah satu tujuan mudik lebaran adalah untuk silaturrahmi dengan keluarga di desa. Mumpung nih lagi di desa, sekalian saja kunjungi semua kerabat atau teman yang kebetulan juga berdomisili di desa. Ngga setiap waktu kan kita bisa mengunjungi mereka, bertatap muka langsung, dan bertukar cerita. So take your precious time there wisely guys. 

2. Exploring neighbourhood
Lingkungan yang baru selalu menumbuhkan semangat, banyak hal baru yang bisa kita lakukan. Bermain di sawah, menjelajahi bukit di dekat rumah, bahkan mempelajari kebiaasaan dan culture masyarakat setempat. Selain menyenangkan, kegiatan teraebut juga akan menambah pengalaman dan wawasan kita.

3. Wisata kuliner daerah
Salah satu hal yang wajib dilakukan ketika sedang berlibur adalah mencoba kuliner daerah setempat. Rasanya kurang lengkap ya jika kita mengunjungi suatu daerah tanpa mencoba makanan khas daerah tersebut :)

4. Berpartisipasi dalam event-event lokal
Kalau di kota rasanya udah jarang banget kan ya event takbiran dengan berjalan keliling kampung membawa obor. Nah mumpung lagi di desa, coba deh ikut serta dalam kegiatan tersebut atau setidaknya ikut menyaksikan. Feel nya beda loh, cobain deh ;) Bukan hanya kegiatan takbiran saja, di desa juga sering ada kegiatan-kegiatan seperti street bazaar atau pertunjukan wayang semalam suntuk. Ngebosenin? Engga kok, justru kegiatan-kegiatan tersebut yang walaupun simple tetapi menjadikan masa liburan kita tidak monoton dan menyenangkan.

5. Mengunjungi tempat-tempat wisata
Ngga akan lengkap agenda liburanmu tanpa mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah setempat. Sempatkan waktumu untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata lokal.

6. Berbelanja kerajinan dan makanan khas daerah
Nah belanja oleh-oleh pastinya menjadi salah satu kewajiban juga ya sebelum pulang kembali ke kota. Selain makanan khas daerah, usahakan untuk membeli kerajinan/produksi lokal masyarakat setempat karena barang/barang tersebut tidak akan bisa kita temukan di kota dengan mudah :)

Serunya liburan di desa.. Jangan lupa untuk mengabadikan setiap moment dalam foto dan kalau bisa buat video atau vlog liburan yang bisa kita putar kapanpun kita butuh semangat dan inspirasi atau ingin mengenang kembali masa-masa menyenangkan liburan di desa :)






Jun 21, 2018

Coral Transplantation & Fun Dive with Surabaya Diving in Menjangan Island, Bali


Surabaya Diving merupakan salah satu komunitas scuba diving yang super keren di Surabaya. Didirikan oleh instruktur scuba ternama di Surabaya, Bapak Jimmy Lengkong, atau biasa disebut Pak Guru oleh kami murid-muridnya, sebagian besar member Surabaya Diving memang berasal dari murid-murid Pak Guru. Akan tetapi, Surabaya Diving tidak menutup kesempatan bagi diver-diver lain untuk ikut bergabung. Karena maksud dari dibuatnya komunitas ini adalah sebagai tempat berkumpulnya para diver untuk berbagi pengetahuan dan merencanakan dive trip tentunya.

Surabaya Diving sering mengagendakan event-event yang dapat meingkatkan pengetahuan dan kepedulian member-membernya akan pentingnya menjaga lingkungan. Salah satunya adalah kegiatan penanaman terumbu karang dan fun dive yang diadakan pada tanggal 15-16 Juli 2017. Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari kegiatan tersebut. Dengan mengikuti event-event pelestarian alam, kita akan menyadari bahwa untuk dapat terus menikmati keindahan laut, maka lingkungan harus terjaga.

Dalam penyelenggaraan event penanaman terumbu karang, Surabaya Diving bekerja sama dengan Nature Conservation Forum Putri Menjangan. NCF Putri Menjangan merupakan komunitas konservasi yang mengembangkan dan memelihara kawasan Putri Menjangan, letaknya tidak terlalu jauh dari Pulau Menjangan. NCF Putri Menjangan mengelola kawasan hutan mangrove dan terumbu karang di Putri Menjangan. Ada yang menarik dari spot penyelaman di Putri Menjangan, selain keindahan terumbu karangnya, kita juga bisa menikmati underwater temple yang unik dan menarik. Berbagai patung khas Bali sengaja ditempatkan di dasar laut untuk dapat dinikmati oleh para penyelam dan jadi spot foto yang keren tentunya :D

Kegiatan penanaman terumbu karang dimulai dengan briefing singkat tentang bagaimana tekhnis penanaman yang akan dilakukan. Bibit terumbu karang akan ditanam dengan cara ditempelkan dengan menggunakan bahan perekat alami. So excited, bibit-bibit yang kami tanam inilah yang kelak akan kami nikmati keindahannya. Sayangnya kegiatan penanaman terumbu karang tidak bisa dilanjutkan dengan fun dive karena arus yang cukup kencang.

Sambutan dari Ketua NCF

Proses Penanaman Terumbu Karang

Merapat ke bibir pantai, kehadiran kami disambut oleh rombongan adik-adik Sekolah Dasar yang akan mengikuti acara penyuluhan lingkungan yang akan diberikan oleh Pak Guru sekaligus ikut berpartisipasi dalam kegiatan beach cleaning dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove di kawasan hutan mangrove. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan memang sebaiknya ditanamkan sejak usia dini. Walaupun dirancang dengan sederhana, namun acara berjalan dengan seru. Bahkan Bapak kepala Desa dan Ketua NCF turut hadir untuk memberi sambutan dan meramaikan acara. Berbagai games seru kami hadirkan sebagai penyemangat.

Penanaman Bibit Mangrove

Sore harinya, kami menyebrang lagi ke tengah laut. Tidak, bukan untuk menyelam :D Akan tetapi unbtuk menikmati keindahan sunset dari kapal MIR, Make It Real. Wow, stunning. Sangat bermakna ya nama yang dipilih untuk kapal milik Biosphere Foundation tersebut, Make It Real. Be brave, Make It (your dream) Real. It was a classic sailing ship which is used to sail across ocean to remote islands in Asia to support Bisophere Foundation’s project. Biosphere Foundation sendiri adalah sebuah organisasi yang memiliki tujuan untuk mengedukasi penduduk dan turut berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.

Tour singkat ke dalam kapal MIR. Walaupun memiliki design yang classic, akan tetapi MIR memiliki feature-feature yang modern bahkan interiornyapun telah direnovasi. Bagian yang paling saya sukai dari MIR adalah perpustakaannya. Karena saya suka membaca, perpustakaan di tengah laut terasa bagaikan surge kecil bagi saya :D banyak buku-buku berbobot yang menarik untuk dibaca. Sayangnya kami tidak bisa mngeksplore bagian bawah kapal karena gelap.


MIR (Make It Real)

Pak Guru with The Girls



Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan fun dive, exploring the beauty of Menjangan Island. Keindahan Pulau Menjangan tidak perlu diragukan lagi. Tugas kitalah untuk menjanganya agar keindahan biota laut Pulau Menjangan terus terjaga dan bisa dinikmati anak cucu kita kelak. Senang sekali bisa berpartisipasi dalam kegiatan penanaman terumbu karang kali ini. Terima kasih untuk para sponsor yang telah mendukung dan teman-teman yang telah berpartisipasi. Semoga ke depannya akan makin banyak kegiatan semacam ini digagas bukan hanya oleh Surabaya Diving tetapi juga oleh komunitas-komunitas lain. Untuk turut berpartisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan, kita bias memulainya dari diri sendiri dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastic dan kertas.

Banyuwedang Bay


Our Dive Boats


Sea Fan

Bintang Tidak Selalu Ada di Langit

Dive Buddies

Untuk mengetahui even-event Surabaya Diving yang lain, silakan follow IG @surabaya_diving, follow juga @nature_conservation_community dan @biospherefdn yah J


Talk Show Surabaya Diving with Prima Radio


May 21, 2018

My First Open Water Experience with Apnea Surabaya in Menjangan Island, Bali

I would say that Menjangan Island is important to me. I went snorkeling for the first time in Menjangan Island and instantly fell in love with the beauty of underwater world. Thus, I decided to take a scuba license. I took my open water license in Menjangan Island and came back there several times to improve my diving skill.

Menjangan Island

Tidak lama setelah memperolah lisensi scuba, aku mulai jatuh cinta dengan freediving dan mulai mempelajarinya, lalu mulai bergabung dengan salah satu komunitas freediving di Surabaya, Apnea Surabaya. Baru-baru ini, Apnea Surabaya mengadakan kegiatan open water di Pulau Menjangan. Mereka memang terbilang cukup rutin mengadakan kegiatan tersebut. Tertarik untuk mencoba dan yah.. aku memang tidak pernah bisa menolak ajakan ke Pulau Menjangan :D aku memutuskan untuk mengikuti kegiatan tersebut, sekaligus untuk mempraktekkan apa yang sudah saya pelajari selama ini di kolam.

Pulau Menjangan cukup mudah dijangkau dari Surabaya, kita bisa naik kereta dengan tujuan Banyuwangi atau naik kendaraan probadi. Jarak tempuh dari Surabaya ke Banyuwangi kurang lebih sekitar 6 jam perjalanan. Dari Banyuwangi kita bisa langsung menyebrang ke Pulau Menjangan melalui Grand Watudodol (GWD) atau menyebrang ke Gilimanuk dilanjutkan perjalanan darat kurang lebih 1 jam ke Pelabuhan Banyuwedang di Pemuteran, Bali. Opsi menyebrang dari Banyuwedang biasanya saya ambil jika saya akan menginap. Tetapi untuk trip dengan Apnea Surabaya kemarin, kami menyebrang langsung ke Menjangan dari GWD.

Kami berangkat sekitar pukul 10:00 malam dan tiba di GWD pada pukul 04:30, masih cukup waktu untuk mengejar sunrise :D I'm not a morning person, but I do love sunrise. A friend of mine had ever asked me, which one do you prefer: sunrise on sunset? I would prefer to choose sunrise because it's the reflection of new day, new hope, new challenge, and also a hope :)

Sunrise at GWD

Tiba di GWD, kami menghangatkan diri dengan segelas teh hangat dan sarapan ala kadarnya. Setelah mempersiapkan peralatan untuk kegiatan open water dan berganti pakaian, kami meyebrang ke Pulau Menjangan pada pukul 07:00. Perahu yang kami gunakan memiliki kapasitas maksimal 25 orang. Berbeda dengan kapal yang digunakan untuk menyebrang dari banyuwedang yang memiliki kapasitas maksimal hanya 10 orang saja. Perjalanan dari GWD ke Pulau Menjangan ditempuh selama kurang lebih 1 jam.


Pulau Menjangan memiliki beberapa titik penyelaman. I would say that my favourite dive spot in Menjangan is Pos 2. Di Pos 2 kamu bisa menikmati hamparan coral yang terbentamg luas and a big wall with small caves in it. Can you imagine swimming through the underwater cave? Stunning. It's a perfect place to capture a beautiful underwater picture :)

Pada trip kali ini, kami melakukan kegiatan open water di Mangrove Site dilanjutkan dengan fun dive di Pos 2, yeay.. Jujur, kegiatan open water ternyata jauh dari apa yang aku bayangkan sebelumnya, lol :D Pada latihan terakhir sebelum kegiatan open water, kami telah melakukan simulasi, practicing free immersion during our pool session. Aku mebayangkan, kami akan melakukan free immersion sambil menikmati keindahan bawah laut, let's say beside the dream wall :D Realitanya adalah kami melakukan free immersion di Mangrove Site. Sejauh mata memandang hanya birunya laut yang tampak, haha.. tapi bagus juga sih, kami jadi bisa lebih fokus latihan toh nantinya kami juga akan fun dive di Pos 2 :)

Free Immersion

Never Dive Alone, Always Be With Your Buddy

Fun Dive

Kegiatan open water berjalan dengan lancar, kami bergantian menuruni tali menuju ke bottom plate berdasarkan kelompok yang telah kami bagi sebelumnya. Sebagai pemula, saya tergabung dalam kelompok 10 meter. Kesan pertama ketika mulai turun adalah betapa jauhnya jarak menuju ke bottom plate di kedalaman 10 meter :D Berkali-kali gagal menyentuh bottom plate karena ngga pede nafas masih cukup untuk kembali ke permukaan padahal kontraksi belum terasa sama sekali loh. Anyway, sering berlatih pastinya akan memperbaiki performa. Perlu diingat bahwa yang terpenting bukanlah seberapa dalam dan seberapa lama kamu bisa bertahan di bawah laut, tetapi bagaimana kamu bisa menikmati kegiatan tersebut. Jika kamu menikmatinya pasti kamu akan merasa lebih nyaman di air :)

Yuk kepoin agande-agenda seru Apnea Surabaya melalui IG: @apneasurabaya and see you underwater guyss :)




Apnea Surabaya









Feb 24, 2018

The Wanderer

Halloo .. ..
Welcome to my blog

I'm so excited to start writing again after I have deleted all my previous posts because it feels a little bit clumsy :D I love writing since I was a child. I dreamed to be a writer and would published my own book once. As a matter of fact, I have once tried to sketch a comic, lol. I love every story with a happy ending :) I love wandering in my imagination while I'm writing or reading as if it is my own story. I wish that story of my life will be wonderful and has a happy ending ;)

I do love travelling and diving. I love exploring new places, learning its culture, feeling the unique ambiance in every places that I visit. If you love nature, beauty might be found everywhere. 

This blog is my travel diary. I will write places that I have visited, places that I'd love to visit in the future, and things that I have learned and done in my life. 

Please excuse my limited writing skill in my personal blog and feel free to leave a comment so that I could improve it :)  Hope that you could enjoy my writing.

Feel free to follow my Instagram @chelfiorenza

Cheers
The Wanderer